Teknik Pengairan pada PIMNAS 30 UMI Makassar 2017

PIMNAS adalah ajang bergengsi bagi seluruh mahasiswa yang mengikutinya, karena PIMNAS ini diikuti oleh seluruh universitas negri maupun swasta yang diadakan oleh Ristekdikti yang dinamakan PKM dan PKM ini ada 5 bidang yaitu PKM-PE, PKM-KC, PKM-K, PKM-T, PKM-M. Sebelum mengikuti PIMNAS ini banyak sekali tahap-tahap yang harus dilalui dimulai dari pembuatan proposal yang diunggal di belmawa setelah itu proposal akan di seleksi oleh Ristekdikti yang nantinya proposal ini akan didanai oleh Ristekdikti setelah itu akan di seleksi kembali melalui monev eksternal dimana monev ini melaporkan hasil yang tercantum pada proposal yang telah direncanakan sebelumnya setelah melalui tahap seleksi monev eksternal maka yang pantas akan mendapatkan tiket menuju pimnas. Salah satunya itu adalah kelompok kami yang mendapatkan tiket menuju pimnas dengan mengikuti PKM-PE dengan judul Metode Geolistrik Konfigurasi Wenner Schlumberger Untuk Menganalisa Aliran Rembesan (Seepage Water Table) Di Bendungan Sutami, Malang dengan dosen pembimbing Dr. Ery Suhartanto. ST., MT. dan ketua kelompok Yoggie Azhary Augustiman beranggotakan Yulia Amirul Fata, Titih Prawesti, Ni Made Candra Partarini, M. Farid Fakhruddin.

Kegiatan pimnas ditetapkan pada tanggal 23 – 28 Agustus 2017 tetapi rombongan Universitas Brawijaya yang diikuti 31 tim melakukan pemberangkatan pada tanggal 22 Agustus 2017 Jam 02.00 WIB dari halaman rektorat Universitas Brawijaya setelah itu rombongan Universitas Brawijaya sampai di Makassar pada tanggal 22 Agustus 2017 Jam 07.00 WITA dengan di sambut dari kampus UMI di bandara setelah itu langsung menuju hotel Amaris Panakkukang dan beristirahat.

 

Pada hari kedua tanggal 23 Agustus 2017 Pimnas rombongan Universitas Brawijaya berangkat dari hotel Amaris jam 07.30 WITA untuk melakukan registrasi yang dilakukan oleh ketua kelompok dan penanggung jawab dari Universitas Brawijaya setelah itu langsung melihat ruangan dan pengumpulan PPT yang nantinya akan dipakai presentasi supaya tidak ada kendala pada saat presentasi di hari H. Pada saat jam istirahat selesai dilakukan pemasangan poster yang nantinya akan dilombakan setelah itu ada menyambutan dan motivasi dari Rektor Universitas Brawijaya beserta rombongan Dekan Universitas Brawijaya di Fakultas Pertanian UMI Makassar pada kegiatan yang bersamaan dilakukan technical meeting. Pada saat malam hari diajak untuk makan malam oleh alumni Pengairan angkatan 1988.

Pada hari ketiga pada tanggal 24 Agustus 2017 rombogan Universitas Brawijaya menuju kampus UMI Makassar pada jam 06.30 WITA dari hotel Amaris. Kegiatan di hari ketiga ini dilakukan penilaian poster sampai jam 12.00 WITA dilanjut dengan presentasi pada jam 13.00 WITA dan kelompok kami mendapatkan presetasi dengan urutan No. 4 dari 20 peserta Pimnas 30. dan pada malam harinya kami diajak makam malam oleh pak Dandy beserta rombongan alumni pengairan di Makassar.

Dihari keempat pada tanggal 25 Agustus 2017 rombogan Universitas Brawijaya menuju kampus UMI Makassar pada jam 06.30 WIT dari hotel Amaris. Kegitan di hari keempat ini melanjutkan presentasi dan berakhirnya kegiatan presentasi.

Dihari kelima pada tanggal 26 Agustus 2017 rombogan Universitas Brawijaya melakukan city tour ke Pantai Losari dan Trans Studio Makassar. ketika malam hari tiba, dilakukan penutupan PIMNAS 30 UMI Makassar dengan hasil Universitas Brawijaya juara umum di Pimnas 30 UMI Makassar yang keenam kalinya dan hattrick 3 kali secara berturut-turut sepanjang sejarah PIMNAS tetapi sayangnya kelompok kami dari Teknik Pengairan Universitas Brawijaya tidak mendapatkan mendali satupun di PIMNAS 30 UMI Makassar.

Dihari keenam pada tanggal 27 Agustus 2017 rombogan Universitas Brawijaya pulang menuju kampus tercinta Universitas Brawijaya dan berakhirnya kegiatan PIMNAS 30 UMI Makassar setelah itu pada tanggal 28 agustus 2017 dilakukan penyambutan dari Rektor Universitas Brawijaya beserta seluruh Dekan Universitas Brawijaya.

Cukup banyak pengalaman yang kami dapatkan sepanjang perjalanan ini. walaupun cukup pahit menerima kekalahan namun banyak pengalaman yang kami dapatkan. untuk kedepannya, jurusan Teknik Pengairan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya diharapkan untuk lebih baik lagi sehingga mampu untuk membawa medali dan membanggakan nama Jurusan Teknik Pengairan itu sendiri. Terima kasih kepada seluruh elemen yang telah mendukung kami baik itu Dosen, teman – teman kami, Himpunan Mahasiswa Pengairan, dan tentu saja alumni – alumni yang terus memberi support pada kami. (tp, dws, & yri)

 

104 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *