Peluang Besar Dioptimalkan atau Diabaikan

Pada era Presiden Jokowi proyek pembangunan infrastruktur menjadi fokus utama pemerintah saat ini karena infrastruktur itu padat modal dan jangka panjang. Buruknya infrastruktur saat ini, menjadi hambatan utama growth engine baru agar perekonomian Indonesia bisa bangkit. Perbaikan infrastruktur penting untuk menekan biaya produksi, menekan biaya transportasi, menekan ongkos distribusi, menekan biaya distribusi. Pembangunan infrastruktur ini untuk mendukung kemandirian pangan yang telah dimulai pada tahun 2015 dan dalam periode Presiden Jokowi melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, akan ada 65 bendungan yang dicanangkan untuk pembangunan serta 39 bendungan yang akan selesai konstruksi secara bertahap dalam periode 2015-2019.

Bendungan atau dam adalah konstruksi yang dibangun untuk menahan laju air menjadi wadukdanau, atau tempat rekreasi. Seringkali bendungan juga digunakan untuk mengalirkan air ke sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Air. Kementerian Pekerjaan Umum Indonesia mendefinisikan bendungan sebagai “bangunan yang berupa tanah, batu, beton, atau pasangan batu yang dibangun selain untuk menahan dan menampung air, dapat juga dibangun untuk menampung limbah tambang atau lumpur.”

Hingga saat ini dengan target pembangunan bendungan yang sebanyak itu, baru 7 bendungan yang telah dirampungkan yaitu:

  • Bendungan Bajulmati, Banyuwangi dibangun tahun 2006 dan selesai 2015
  • Bendungan Rajui, Aceh dibangun tahun 2011 dan selesai 2015

  • Bendungan Nipah, Madura dibangun tahun 2004 dan selesai 2016

  • Bendungan Titab, Bali dibangun tahun 2011 dan selesai 2015

  • Bendungan Jatigede, Jawa Barat dibangun tahun 2007 dan selesai 2015

  • Bendungan Payaseunara, Aceh dibangun tahun 2001 dan selesai 2015

  • Bendungan Teritip, Kalimantan Timur dibangun tahun 2014 dan selesai 2016

Lantas apa hubungannya dengan sarjana teknik pengairan?

Artinya adalah peluang sarjana teknik pengairan di dunia pekerjaan saat ini ialah sangat besar. Saat ini baru 7 bendungan yang telah rampung, masih ada 58 bendungan lagi yang masih belum dirampungkan. Mulai dari sekarang hingga 5 tahun kedepan Anda sebagai calon sarjana teknik pengairan tidak perlu khawatir akan dunia pekerjaan, tapi jangan sampai Anda terlena dan tidak berusaha keras, karena ingat saat ini jurusan pengairan bukan lagi menjadi satu-satunya jurusan yang khusus mempelajari tentang pengairan / sumber daya air yang ada di Indonesia.

 

Dengan masih banyak nya pembangunan bendungan di Indonesia saat ini khususnya di era Pak Jokowi jangan sampai kesempatan dan peluang besar ini nantinya tidak dioptimalkan khususnya bagi KBMP!!.

592 total views, 2 views today