PRESTASI MAHASISWA PENGAIRAN DI MALAYSIA TECHNOLOGY EXPO 2019

Akhir Februari lalu, 2 delegasi Teknik Pengairan berhasil meraih prestasi internasional bersama 2 delegasi dari Teknik Kimia Universitas Brawijaya. Tim tersebut membuat inovasi produk SIMPSORB ADSORBEN, yaitu adsorben untuk menurunkan kadar FFA agar minyak jelantah bisa dijadikan bahan baku biodiesel. Tim SIMPSORB beranggotakan Irma Yunita (6-4), Yosi Asterina Maharani (6-4), Rizky Tri Priambodo (6-11), Hasbi Asshidiqqi (6-11). Tim ini berhasil mendapatkan Gold Medal pada MTE 2019.

Malaysia Technology Expo (MTE) 2019 dilaksanakan mulai dari tanggal 21-23 Februari 2019 di Tun Razak Hall 3, Putra World Trade Centre, Kuala Lumpur, Malaysia. MTE 2019 merupakan acara ekshibisi yang diadakan oleh Malaysian Association of Research Scientists (MARS) dan PROTEMP Exhibitions and Conferences Sdn Bhd. Acara ini diikuti oleh negara Malaysia, Kroasia, India, Indonesia, Iran, Polandia, Saudi Arabia dan UK dengan sekian banyak peserta dan berbagai macam inovasi yang dilombakan untuk mendapatkan penghargaan yang sesuai dengan kategori yang dipilih. Penghargaan yang didapatkan yaitu The Best, Very Best, Best of The Best yang merupakan pengharagaan khusus. Selain itu terdapat gold medal, silver medal dan bronze medal.

Menurut Irma Yunita, proses untuk mencapai prestasi tersebut sebenarnya cukup lama dan panjang. “Semua proses yang kami lalui sebenarnya tidak semudah apa yang orang lain lihat, istilahnya tidak instan. Mulai dari pemilihan ide yang sesuai, ngambil bahan baku di Pantai Kenjeran yaitu kerang Simping dan harus dihaluskan terlebih dahulu, nyari minyak jelantah sampai 1.5 liter, bahkan penelitian di Lab. OTK mulai pagi hingga larut malam, bahkan terkadang hingga keesokan paginya. Penelitian bisa sampai satu bulan. Memang tidak mudah tapi alhamdulillah, semua sebanding dengan hasil yang kami dapatkan.”

Harapan tim tersebut , semoga produknya dapat dikomersialkan secara luas, mengingat produk tersebut memiliki manfaat secara luas dan sudah mendapatkan dua juara dalam dua perlombaan. Selain itu, tim SIMPSORB juga berharap mahasiswa teknik Universitas Brawijaya, khususnya mahasiswa Teknik Pengairan menjadi lebih termotivasi dan tidak takut untuk berinovasi karena apapun yang berawal dari niat yang baik, diimbangi dengan usaha dan tentunya doa.

127 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *